ERPIW Stockoleh ERP IW
ENID

🇮🇩 Indonesia Stock Exchange (IDX)

Notasi Khusus

Bendera merah bursa dalam satu lembar audit — ekuitas negatif, laporan terlambat, RUPS terlewat, dan lainnya — masing-masing dipadankan dengan pemegang saham utama, free float, ESG, dan sesi terakhir.

Notasi KhususPemegang Saham di atas 1%Free Float & Kapitalisasi PasarSkor ESGRingkasan Saham
Emiten bernotasi0
Pemantauan Khusus (X)0
Ekuitas negatif (E)0
Laporan telat (L)0
Belum RUPS (Y)0
Pecunia nervus rerum.
Uang adalah urat nadi segala urusan. Likuiditas itu aliran darah — begitu menipis, semua ikut lemas.
Tempus est pecunia.
Waktu adalah uang. Bunga majemuk berpihak pada yang sabar, bukan yang gelisah.
Fortes fortuna adiuvat.
Keberuntungan berpihak pada yang berani. Berani, bukan nekat. Ukur posisi sebelum melangkah.
Festina lente.
Bergegaslah perlahan. Cepat meneliti, pelan memutuskan — aturan lama meja transaksi.
Pretium non est valor.
Harga bukanlah nilai. Pita bursa memberi tahu harganya; buku besar memberi tahu nilainya.
Ex nihilo nihil fit.
Tak ada yang lahir dari ketiadaan. Tanpa arus kas, tak ada cerita. Laba yang akhirnya menentukan.
Labor omnia vincit.
Kerja keras menaklukkan segalanya. Keunggulan lahir dari riset — neraca dulu, bisikan jangan.
In medio stat virtus.
Kebajikan berada di tengah. Tidak all-in, tidak juga keluar total: keseimbangan adalah alpha yang senyap.
Aequam memento rebus in arduis servare mentem.
Tetap tenang saat keadaan sulit. Layar merah akan berlalu. Jual panik tercatat selamanya.
Divide et impera.
Bagi dan kuasai. Sebar portofolio, maka tak satu pukulan pun bisa menjatuhkan.
Abundans cautela non nocet.
Kehati-hatian berlebih tidak merugikan. Pasang cut loss sebelum masuk. Selalu, tanpa pengecualian.
Crescit eundo.
Tumbuh seiring berjalan. Akumulasi yang tekun mengalahkan tebakan untung-untungan — tanya saja tren bullish mana pun.

Abjad notasi

Arti setiap huruf. Ketuk kartu untuk menyaring tabel di bawah.

B

Kepailitan

Terdapat permohonan pernyataan pailit atau permohonan pembatalan perdamaian terhadap perusahaan tercatat, atau perusahaan tercatat sudah dalam keadaan pailit.

“Kondisinya benar-benar runyam.”

M

Permohonan PKPU

Terdapat permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap perusahaan tercatat.

“Kreditur sudah mengetuk pintu — pembayaran utang ditahan sampai pengadilan memutus.”

E

Ekuitas Negatif

Laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif — total liabilitas melebihi total aset.

“Neracanya benar-benar tekor.”

A

Opini Tidak Wajar

Akuntan publik memberikan opini Tidak Wajar (Adverse) atas laporan keuangan.

“Menurut auditor, angkanya tidak bisa dipegang.”

D

Opini Disclaimer

Akuntan publik memberikan opini Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer) atas laporan keuangan.

“Auditor enggan pasang badan — jelas bukan pertanda baik.”

S

Tanpa Pendapatan Usaha

Laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha.

“Kolom pendapatan kosong melompong.”

X

Papan Pemantauan Khusus

Perusahaan tercatat ditempatkan di Papan Pemantauan Khusus dan diperdagangkan dengan mekanisme full call auction.

“Masuk "kelas khusus" — diawasi ketat oleh bursa.”

C

Perkara Hukum Material

Terdapat perkara hukum terhadap perusahaan tercatat, anak perusahaan, dan/atau anggota Direksi atau Dewan Komisaris yang berdampak material.

“Ada perkara hukum yang tidak bisa dianggap remeh.”

G

Sanksi OJK — Sedang

Sanksi administratif dan/atau perintah tertulis dari OJK atas pelanggaran peraturan pasar modal kategori sedang.

“Teguran keras dari regulator.”

L

Laporan Keuangan Terlambat

Perusahaan tercatat terlambat menyampaikan laporan keuangan; notasi menunjukkan periode terakhir yang disampaikan.

“PR-nya telat dikumpulkan.”

F

Sanksi OJK — Ringan

Sanksi administratif dan/atau perintah tertulis dari OJK atas pelanggaran peraturan pasar modal kategori ringan.

“Jeweran ringan dari OJK.”

Y

Belum RUPS Tahunan

Perusahaan tercatat belum menyelenggarakan RUPS Tahunan hingga 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir.

“RUPS tahunan belum juga digelar — pemegang saham menunggu.”

I

Papan Ekonomi Baru tanpa Saham Hak Suara Multipel

Perusahaan tercatat tercatat di Papan Ekonomi Baru namun tidak menerapkan Saham dengan Hak Suara Multipel.

“Lebih ke label teknis ketimbang tanda bahaya.”

N

Saham Hak Suara Multipel di luar Papan Ekonomi Baru

Perusahaan tercatat menerapkan Saham dengan Hak Suara Multipel namun tidak tercatat di Papan Ekonomi Baru.

“Ada saham yang suaranya lebih lantang — perlu dicermati.”

Daftar lengkap

Klik judul kolom untuk mengurutkan (shift-klik menambah kolom kedua) atau pilih urutan cerdas. Klik harga untuk analisis teknikal.

Belum ada data. Data Notasi Khusus belum diunggah. Silakan kembali lagi nanti.